Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Menyusun Strategi Pemasaran untuk Usaha Kecil


Konsep marketing merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha. Baik peluang usaha baru maupun usaha yang telah lama dirintis, baik usaha kecil maupun usaha yang telah berkembang sekalipun. Semuanya membutuhkan konsep marketing untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Berbicara tentang konsep marketing, maka sesungguhnya kita sedang membicarakan bagaimana strategi pemasaran produk yang kita jual.

Hal itu pulalah yang dihadapi oleh usaha kecil yang saat ini banyak bermunculan. Merencanakan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik minat konsumen pada usaha kecil masih sangatlah sulit. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha kecil tentunya dengan fokus pada strategi pemasaran.

Dengan terbatasnya anggaran marketing yang dimiliki usaha kecil, bukan berarti menjadikan usaha kecil kalah dengan usaha skala besar. Untuk itu kita harus lebih kreatif dengan anggaran biaya yang minim untuk menghasilkan strategi pemasaran yang tepat. Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan pemasaran dengan anggaran terbatas :

  1. Bekerjasama dengan pengusaha atau rekan Anda untuk pemasangan iklan
  2. Mencoba mengirimkan penawaran produk kepada pelanggan serta memberikan potongan harga untuk paket pembelian tertentu.
  3. Perkenalkan produk dan usaha Anda melalui media gratis, hal ini akan membantu pencarian para konsumen tentang produk yang Anda tawarkan. Misalnya saja publikasi melalui internet.
  4. Libatkan lingkungan yang ada disekitar usaha Anda, dalam salah satu kegiatan yang usaha Anda laksanakan. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara publikasi gratis kepada masyarakat sekitar.

Selain itu beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemasaran untuk usaha kecil yaitu sebagai berikut :

1. Konsistensi

Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.

2. Perencanaan

Perencanaan konsep marketing yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh. Oleh karena itu luangkan waktu untuk merencanakan strategi marketing, anggaran marketing, serta konsep lainnya yang berhubungan dengan pemasaran.

3. Strategi

Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan, misalnya siapa target pasar, bagaimana usaha kecil membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.

4. Target Market

Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki. Target pasar yang jelas akan membuat konsep marketing lebih mudah dilaksanakan.

5. Anggaran

Menghitung anggaran marketing merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan. Dari anggaran yang dibuat, dapat dipersipkan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran. Biasanya usaha kecil membuat anggaran dengan tidak terlalu akurat, sehingga terjadi pemborosan.

6. Marketing Mix

Marketing mix biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi. Sebagai pengusaha kecil, perlu memutuskan dengan spesifik produk (atau jasa), harga yang sesuai, dimana dan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui tentang produk yang ditawarkan.

7. Website

Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet. Sehingga informasi produk melalui website pun sangat mendukung peningkatan jumlah pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.

8. Branding

Branding adalah bagaimana konsumen menerima produk dan perusahaan yang membuat produk tersebut. Terkadang usaha kecil selalu melupakan kebutuhan brand atau pengenalan gambar, logo, bahkan produk yang usaha kecil hasilkan.

9. Promosi dan iklan

Promosi dan iklan merupakan konsep marketing yang harus dipertimbangkan pada berbagai bsnis dan produk, termasuk pada usaha kecil. Promosi dan iklan yang baik akan menghasilkan pengakuan brand yang efektif hingga mampu meningkatkan penjualan.

10. Customer Relationship Management

Pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang tepat menjadi salah satu hal penting untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten. Misalnya saja dengan membuat kartu membership, dan memberikan potongan harga tertentu bagi para member.

Ingat, bahkan sebuah usaha bisa hancur jika strategi pemasaran yang diterapkan tidak tepat. Oleh karena itu, review kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda, agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.

read more “Menyusun Strategi Pemasaran untuk Usaha Kecil”

Pentingnya Logo dalam Pemasaran Produk

“Mengapa para pelaku usaha mencantumkan logo pada setiap produknya?”

Karena melalui logo, konsumen bisa mengenali sebuah produk dengan lebih mudah.

Tepat sekali, ternyata penggunaan logo pada sebuah produk membantu para pelaku usaha dalam memasarkan produk-produknya. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan konsumen yang lebih mudah untuk mengingat sebuah gambar atau bentuk, dalam mengenali sebuah produk baru. Bahkan tak jarang para konsumen bisa membeli sebuah produk berdasarkan bentuk dan gambar yang mereka ingat, walaupun sebenarnya mereka lupa akan nama produk tersebut.

Pentingnya logo dalam pemasaran produk, memang disadari oleh para pelaku usaha. Bagi mereka, logo menjadi salah satu media promosi untuk mengenalkan brand produk kepada konsumen. Sehingga dari ciri khas bentuk dan gambar yang ada, konsumen bisa membedakan suatu produk dengan produk lainnya.

Tips dan Trik Membuat Logo Produk
Agar Anda tidak salah dalam membuat logo produk, berikut kami informasikan tips dan trik membuat logo produk menjadi lebih menarik dan mudah diingat oleh konsumen :

1. Logo mudah diingat semua orang

Buat logo dengan bentuk yang sederhana, tetapi bisa mewakili pesan produk tersebut. Dengan begitu konsumen mudah mengingat sebuah produk, dari logo yang dilihatnya. Contohnya saja produk coca-cola yang mencantumkan gambar botol pada logo produknya.

2. Buat logo yang unik dan menarik

Salah satu cara untuk membantu branding sebuah produk, yaitu dengan membuat logo yang unik dan menarik. Karena kebanyakan orang akan lebih mudah mengingat sesuatu yang unik. Selain itu hindari penggunaan logo yang sudah banyak digunakan perusahaan lain. Biasanya logo yang hampir-hampir mirip, membuat konsumen kesulitan membedakan produk Anda dengan produk lainnya.

3. Hindari logo yang bersifat musiman

Pastikan logo yang Anda gunakan bersifat abadi. Adanya pergantian logo sesuai dengan musim atau trend yang ada, hanya akan merusak image atau brand yang selama ini sudah terbentuk. Karena konsumen sudah terlanjur mengenali produk Anda, dari logo yang terdahulu.

4. Pilih warna dan desain logo produk yang bisa digunakan di semua media

Ini dimaksudkan agar logo Anda bisa cocok dicetak dalam berbagai ukuran dan media. Banyak pelaku usaha yang menggunakan strategi pemasaran dengan mencantumkan logo produk melalui berbagai alat promosi, seperti baner, spanduk, kartu nama, brosur, serta media lain yang ukurannya lebih kecil. Jadi, sebaiknya pilih perpaduan warna dan desain yang bisa disesuaikan dengan semua media promosi yang Anda gunakan.

Dari pembahasan diatas, bisa disimpulkan bahwa dengan adanya logo produk cukup membantu proses branding (brand building) suatu produk. Oleh karena itu, sebelum Anda membuat logo untuk sebuah produk, sebaiknya perhatikan beberapa hal tersebut. Sekian informasi pemasaran bisnis untuk pekan ini, semoga informasi yang sedikit tersebut bisa membantu kesuksesan bisnis Anda. Salam sukses.

read more “Pentingnya Logo dalam Pemasaran Produk”